Jumat, 20 Mei 2016

SAAT KU SULIT

Masih kurasakan sulit
Saat-saat aku hanya berdiam diri tak bergerak
Saat-saat aku hanya menunggu sesuatu yang tak kunjung terkuak
Saat-saat aku hanya tergeletak di atas kasur dan tak segera beranjak

Sepi, itu pasti
Bosan, selalu datang bergantian
Bingung, mengikat di leherku yang semakin lama semakin membuatku melambung
hingga tak tahu harus ke mana aku bergantung
Marah, menyerang saraf-saraf otakku dan memaksaku melakukan hal tak terarah
Sedih, perlahan dia menyapaku dengan suara-suara menyakitkan nan lirih

Kamis, 19 Mei 2016

HATI SESAK

Penuh sesak,
hatiku terlampau terisi banyak
Terisi hal yang sifatnya hanya maniak
Maniak yang selalu diimbuhi rasa tamak
Mereka melekat sangat erat, menghinggap sigap,
di dalam benak

Tak bisa kugambarkan seperti apa mereka
Apakah puas mebuatku begini?
Apakah bahagia menyiksaku begini?
Ataukah bangga menghukumku begini?
Ah, tak pernah ku tahu
Aku tak ingin tahu
Dan aku tak mau mencari tahu

Tapi, jika aku tak peduli dengan semua ini
Siapa?
Siapa yang akan mempedulikannya?
Apa aku harus diam melihat diriku diperbudak
Atau aku harus menutup mata agar semua ini tak lagi nampak
Apakah aku juga harus menutup telinga mendengar tangisan yang mulai mengisak
Ahhh... Muak muak muak!
Serasa ku mau teriak, teriak, dan teriak agar semuanya lenyap
Lenyap bersama tabir yang tersingkap
Tersingkap oleh waktu yang berlalu tanpa tertangkap
Oleh apapun, tanpa sebab